Jumat, 14 Maret 2014

peran statistik dalama penelitian (akhmad ghufron amain)



STATISTIK
:
}  kumpulan data atau
fakta-fakta yang disajikan dalam bentuk daftar, Tabel, Grafik, Diagram
agar mudah diinterpretasi
dan digunakan untuk tujuan-tujuan tertentu.
STATISTIKA
:
}  suatu pengetahuan mengenai
cara/metode/ teknik pengumpulan data, menganalisis data, menyajikan data guna
membuat keputusan-keputusan
Statistika
dibedakan menjadi dua:
  1. Statistika Deskriptif
    à bertujuan/digunakan untuk menggambarkan atau mendeskripsikan data (fakta-fakta) tanpa
    menarik kesimpulan t
    erhadap populasi
  2. Statistika Induktif
    (Inferensial)
    à bertujuan/ digunakan
    untuk menggeneralisasikan hasil temuan y
    ang diperoleh pada
    sampel t
    erhadap
    populasi. Statistik Inferensial dibedakan:
a.            
Statistika Parametrik
b.            
Statistika Non Parametrik
Statistika
Inferensial
}  Statistika Parametrik à mensyaratkan persyaratan-persyaratan
tertentu: distribusi data normal, hubungan linier, homogenitas varians.
}  Statistika Non Parametrik à tidak mensyarat-kan persyaratan-persyaratan
tertentu
à maka dikatakan statistika Bebas Distribusi
}  Uji statistik
nonparametrik adalah suatu uji statistik yang tidak memerlukan adanya
asumsi-asumsi mengenai sebaran data populasinya (belum diketahui sebaran
datanya dan tidak perlu berdistribusi normal).
}  Disebut
juga
sebagai
statistik bebas sebaran (distribution-free statistics) atau assumption-free
test
à yaitu teknik statistik yang tidak mensyaratkan
bentuk sebaran parameter populasi, baik normal atau tidak).
Kapan
digunakan Statistika Non Parametrik ?
}  Metode Statistika Non
Parametrik digunakan
à bila salah satu parameter
Statistika Parametrik tidak terpenuhi !
Penggunaan…
}  Untuk data yang distribusi
populasinya tidak diketahui
}  Untuk data yg
distribusinya tidak normal
}  Untuk data yang diambil
dari sampel yang tidak random
}  Untuk data dengan skala
nominal atau ordinal
}  Untuk data yang jumlahnya
sedikit (< 30)

Populasi Vs
Sampel
}  Populasi
adalah kumpulan semua elemen yang ada yang akan diobservasi atau diteliti
}  Sampel
adalah himpunan bagian dari populasi
}  Sampling
adalah cara pengumpulan data dengan mengambil sampel atau contoh dari seluruh
anggota populasi
Data
}  Kumpulan
keterangan atau informasi yang diperoleh dari suatu pengamatan, dapat berupa
angka, lambang atau sifat
}  ”garbage
in, garbage out”
}  Apa
itu data yang baik?
  1. representatif (mewakili),
  2. objektif (sesuai dengan apa yang ada atau yang terjadi),
  3. relevan (ada hubungannya dengan persoalan yang sedang dihadapi dan
    akan dipecahkan),
  4. mempunyai tingkat ketelitian yang tinggi atau standard error
    (kesalahan baku) yang kecil.


VARIABEL à gejala atau fakta-fakta (data) yang harganya
berbeda-beda atau bervariasi
Menurut
Nilainya, Variabel dibedakan :
  1. Variabel Diskrit atau
    disebut Data Diskrit
    à diperoleh melalui
    menghitung atau membilang (bukan hasil pengukuran). Misal : jenis kelamin,
    jenis pekerjaan, jenis sekolah, jumlah peralatan.
  2. Variabel Kontinyu
    atau disebut Data Kontin
    yu à diperoleh melalui
    pengukuran. Misal : tinggi badan, berat badan, kompetensi siswa, sikap,
    minat.
Menurut Fungsinya, dibedakan:
  1. Variabel Bebas/independen
    (Korelasi), variabel prediktor (regresi), variabel perlakuan (eksperimen)
    à variabel yang akan
    dilihat pengaruhnya t
    erhadap
    variabel terikat/dependen, kriterium, atau variabel dampak.
  2. Variabel
    Terikat/dependen (Korelasi), kriterium (Regresi), variabel dampak
    (Eksperimen)
    à variabel
    hasil/dampak/akibat dari variabel bebas/prediktor/perlakuan.
            Variabel terikat à umumnya menjadi tujuan penelitian, sumber
masalah, yang ingin ditingkatkan kualitasnya.
Lanjutan Jenis Variabel …..
  1. Variabel Perantara
    (Intervening)
    à menjadi perantara
    munculnya pengaruh variabel bebas t
    erhadap
    variabel terikat. Jika variabel ini dihilangkan, maka hubungan/pengaruh
    variabel bebas t
    erhadap
    variabel terikat t
    ersebut
    menjadi tidak ada (tidak signifikan).
  1. Variabel Moderator à mempengaruhi tingkat
    hubungan (pengaruh) variabel bebas t
    erhadap
    variabel terikat.
    Hubungan/pengaruh
    variabel bebas t
    erhadap
    variabel terikat memiliki nilai yang berbeda pada level yang berbeda.
  2. Variabel Kontrol
    (Pengendali)
    à berpengaruh terhadap
    variabel terikat, tetapi pengaruhnya ditiadakan/dikendalikan dengan cara
    dikontrol (diisolasi) pengaruhnya. Pengontrolan dapat dilakukan melalui
    pengembangan disain penelitiannya (kondisinya dibuat sama) atau secara
    statistik.
JENIS DATA/SKALA PENGUKURAN
Ada
4 macam skala/level hasil pengukuran
yang biasa digunakan dalam
berbagai
penelitian,
yaitu:
}  Skala Nominal
}  Skala Ordinal
}  Skala Interval
Skala
Rasio
SKALA NOMINAL
}  Skala data hasil pengukuran
y
ang
hanya dapat membedakan antara jenis/kelompok y
ang satu dengan yang lainnya.
}  Skor yang diberikan di
sini hanya berfungsi s
ebagai tanda atau nomor belaka,
dan tidak menunjukkan tingkatan maupun kualitasnya.
}  Contoh: jenis kelamin,
jenis sekolah, jenis pekerjaan, agama, dsb.
}  Contoh :  Jenis Kelamin 
à Laki-laki       = 
1
                                               
Perempuan  =  2
SKALA ORDINAL
}  Skala data hasil pengukuran
y
ang
menunjukkan adanya suatu tingkatan (ORDO) atau kategori, seperti misalnya:
sangat baik, baik, cukup, kurang dsb.
}  Namun demikian, rentang/jarak
antara masing-masing tingkatan yang berdekatan
adalah tidak sama,
bersifat relatif dan tidak dapat ditentukan secara pasti.
}  Contoh : tingkat
pendidikan (PT, SLTA, SLTP, SD, Tidak Tamat SD, Tidak Pernah Sekolah).
}  Jika pendidikan dihitung
jumlah tahun memperoleh pendidikan, maka datanya dapat dikategorikan sbg data
interval).
SKALA INTERVAL
}  Gejala yg dapat menunjukkan
tingkatan maupun kualitasnya, sedangkan jarak antar tingkatan yang berdekatan t
ersebut mempunyai jarak yang pasti dan sama.
}  Skala ini tidak memiliki
Nol Mutlak.
}  Contoh: benda yg suhunya
0° Celsius bukan berarti benda tsb tidak mempunyai kadar panas sama sekali.
Jadi, Titik Nol di sini hanya merupakan titik kesepakatan saja.
}  Demikian pula, skor yg
diberikan di sini tidak dapat diper-bandingkan dgn skor yg lain dengan hukum
perkalian (Komutatif).
Contoh:
Benda yg suhunya 80 °C, bukan berarti panasnya dua kali lipat dari benda yg
suhunya 40 °C
SKALA RASIO
}  Memiliki nilai Nol Mutlak
}  Dapat diperbandingkan
dengan skor lainnya dengan hukum Komutatif.
}  Contoh: jarak 0 meter,
maka berarti bahwa memang tidak ada jarak sama sekali. Demikian pula, benda yg
beratnya 10 kg, maka memang benar-benar 2 kali lipat benda yg beratnya 5 kg,
dan sebagainya.
}  Skala pengukuran dalam
bidang pendidikan dan ilmu-ilmu sosial pada umumnya hanya mencapai pada skala
pengukuran interval saja, sedangkan skala rasio jarang atau tidak biasa
digunakan.
PEMILIHAN TEKNIK STATISTIK
}  Berkaitan dgn rumusan
hipotesis penelitian
à karena fungsi Statistik
adalah u
ntuk menguji hipotesis.
}  Tergantung pada
jenis/skala data pengukuran
}  Ditentukan oleh
terpenuhi-tidaknya persyaratan Analisis y
ang telah ditetapkan.
}  Dalam penelitian
kuantitatif, peran statistik deskriptif masih sangat
penting à karena untuk mendeskripsikan data yang diperoleh yang bersifat univariat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar